Showing posts with label Tutorial Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Mikrotik. Show all posts

Sunday, June 26, 2016

Cara Membuat User Hotspot Tidak Perlu Login (Bypass Login Hotspot)

Sistem Hotspot Mikrotik membuat semua User harus Login terlebih dahulu agar dapat mengakses internet. Terkadang ada beberapa user yang malas untuk login dan ingin bisa langsung masuk Hotspot tanpa login atau Bypass Login Hotspot Mikrotik. Untuk mengakomodir permintaan user ini, kita bisa memanfaatkan fitur Hotspot IP-Bindings.

IP Bindings memungkinkan kita untuk mem-bypass hotspot user tertentu tanpa harus melalui proses autentikasi (login). Selain itu, IP Binding juga memungkinkan kita untuk melakukan blokir user tertentu agar dia tidak bisa mengakses jaringan hotspot.

Pada Tutorial Mikrotik Indonesia ini akan kita bahas tentang Cara mem-bypass user hotspot tertentu agar tidak perlu login dan juga cara untuk memblokir user Hotspot Mikrotik menggunakan IP Bindings.

A. Cara Membuat User Hotspot Tidak Perlu Login (Bypass Login Hotspot)

1. Pastikan Hotspot Mikrotik nya sudah berjalan dengan baik.

2. Buka Winbox, Masuk ke menu IP --> Hotspot --> Masuk Tab IP Bindings --> Tambahkan IP Binding baru.



3. Disini kita harus tau MAC Address dan IP Address dari user kemudian kita isikan di kolom yang disediakan.

4. Jika Anda tidak mau repot-repot memasukkan secara manual data MAC dan IP Address User tersebut, silakan masuk ke Tab Host --> Pastikan User yang mau di bypass sudah konek ke WiFi Hotspot --> Klik kanan pada user yang dimaksud pada list --> Make Binding.


5. Ini akan membuat data IP Binding terisi secara otomatis.


6. Nah, sekarang perhatikan pada kolom Type. Pilih bypassed --> OK

7. Kemudian suruh user yang di-bypass tersebut untuk konek lagi ke WiFi Hotspot. Seharusnya dia tidak lagi diarahkan ke halaman login Hotspot Mikrotik, melainkan sudah bisa mengakses internet secara langsung tanpa perlu login hotspot.

B. Cara untuk Memblokir User Hotspot Mikrotik Agar tidak Bisa Konek Hotspot

1. Caranya hampir sama dengan sebelumnya. Bedanya pada data IP Binding kolom Type pilih blocked.


2. Dengan demikian user yang diblokir tersebut tetap bisa konek ke WiFi namun tidak bisa akses kemana-mana. Bahkan tidak bisa mengakses Halaman Login Hotspot Mikrotik.

3. User akan mengira kalau hotspot nya bermasalah atau internet nya gangguan, padahal akses dia saja yang kita blokir, hehehe.

Wednesday, June 15, 2016

Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall

Tutorial Cara NetInstall Mikrotik RB750 & RB751 yang sering ngehang karena software RouterOS nya bermasalah. Itulah topik yang akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik Indonesia kali ini. RouterBoard Mikrotik memiliki arsitektur yang mirip dengan Komputer, dimana tak hanya memiliki Hardware (Perangkat Keras) saja, tetapi juga membutuhkan Software (Perangkat Lunak), dalam hal ini Operating System (Sistem Operasi).

Untuk dapat berfungsi dengan baik, RouterBoard Mikrotik membutuhkan Sistem Operasi yakni RouterOS yang memiliki berbagai macam fitur. Seiring dengan berjalannya waktu, perangkat Mikrotik juga dapat mengalami kejenuhan dalam bekerja, hal ini diakibatkan oleh banyak faktor. Maksud kejenuhan disini adalah perangkat Mikrotik tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, kadang ngehang atau sering minta di reset.

Jika masalah tersebut yang terjadi, bukan berarti perangkat Mikrotik Anda sudah mulai rusak. Hal ini bisa terjadi karena ada masalah pada Sistem Operasi RouterOS nya. Sama halnya seperti komputer/laptop jika sudah bertahun-tahun digunakan bisa saja OS nya mulai bermasalah dan minta install ulang. 


Kasus yang saya alami adalah pada Mikrotik RB751ui-2HnD sulit sekali di remote, baik via Winbox, Telnet, maupun SSH. Kalaupun berhasil di-remote proses loading (respon) nya sangat lama. Setelah saya cek ternyata CPU usage nya manteng di 100%, tapi setelah saya cek di menu Tool --> Profile seperti pada artikel ini Cara Mengetahui Proses yang Menyebabkan CPU Usage Tinggi di Mikrotik, isi menu Profile tidak muncul dan juga isi menu-menu lainnya tidak muncul. Hal ini menyebabkan RouterBoard nge-hang dan restart sendiri beberapa kali.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut saya akan bahas Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall. Dalam kasus ini saya coba gunakan Mikrotik RB7XX Series (RB 750, RB751, dll).

Sudah tau kan apa itu NetInstall? Kalau belum silakan baca artikel yang pernah saya tulis disini : Tutorial Cara Install Mikrotik dengan Netinstall.

Langkah-langkah cara NetInstall Mikrotik RB750 sama seperti pada artikel tersebut. Silakan ikuti langkah-langkah NetInstall nya hingga selesai. 

Jika sudah selesai silakan login ke Mikrotik via Winbox, kemudian konfigurasi ulang Mikrotik seperti sebelumnya. Saya sarankan untuk tidak me-restore backup konfigurasi sebelumnya, melainkan konfig ulang dari awal agar konfig yang membuat RouterOS bermasalah tidak masuk lagi.

Setelah Mikrotik RB751ui-2HnD saya konfig ulang, hasilnya remote lancar, dan semua menu muncul isinya, serta CPU Load tidak terlalu tinggi.

Sebelum nya, saya juga pernah melakukan NetInstall pada Mikrotik RB433 yang sudah dianggap rusak, karena sudah tidak bisa di remote dan di hard reset pun tidak bisa. 


Setelah melalui proses netinstall, RB433 ini bisa bekerja kembali dengan normal tanpa ada masalah lagi. 

Jika Anda mengalami masalah yang sama pada perangkat Mikrotik Anda, silakan coba lakukan NetInstall. Jika masalah ada pada software nya, maka seharusnya setelah dilakukan netinstall masalah beres. Namun jika masalah ada pada hardware nya, misal port ethernet rusak, dsb, maka NetInstall pun tidak bisa menyelesaikan masalah.

Friday, March 4, 2016

Solusi Interface Ethernet Status Selalu "R" Running

Kenapa Interface Ethernet Mikrotik status nya selalu "R" Running, padahal tidak ada kabel yang nyolok ke port Ethernet nya? Pertanyaan ini juga ada di benak saya ketika Saya meng-Install Mikrotik x86 pada PC. Sebagai catatan Mikrotik RouterOS x86 adalah versi RouterOS yang khusus di desain untuk PC/Server dengan arsitektur x86 (32 bit). Usai proses instalasi Mikrotik x86 di PC, saya coba cek apakah interface ether nya terbaca atau tidak, mengingat saya pasang juga 2 x 4 port RB44GE. 


Sedikit terkejut ketika melihat status Interface Ethernet Mikrotik nya "R" semua yang mengindikasikan kalau port ethernet nya ada kabel yang nyolok. Padahal PC belum konek ke mana-mana. Jika dilihat pada status detail pada interface nya pun keterangan Rate nya unknown, walaupun state nya Running tapi indikasi no link.



Begini jawabannya :

Secara default, Mikrotik x86 menempatkan konfigurasi pada Ether untuk command disable-running-check pada posisi yes. Hal ini menyebabkan Semua Ether dalam status 'R'. Kenapa? Berikut penjelasan dari wiki.mikrotik.com.
Disable running check. If this value is set to 'no', the router automatically detects whether the NIC is connected with a device in the network or not. Default value is 'yes' because older NICs do not support it. (only applicable to x86)
Pada intinya, command disable-running-check=yes ini sengaja dibuat default, karena tidak semua NIC (Network Interface Card) bisa mendeteksi apakah port ether nya konek ke perangkat lain apa tidak, terutama pada NIC jadul. Namun, untuk perangkat jaman sekarang sepertinya sudah tidak memerlukan hal tersebut.

Nah, udah jelas kan jawabannya?
Sekarang lanjut ke cara mengatasi Interface Ethernet Status Selalu "R" Running.
1. Masuk ke Terminal Mikrotik
2. Ganti command disable-running-check=yes ke no. Berikut command nya :
interface ethernet set disable-running-check=no numbers=0
itu command untuk ether 1, untuk ether lainnya ganti numbers nya. Jika ether nya banyak, bisa gunakan koma.

Contoh nya untuk ether 1 - ether 10 berikut command nya :
interface ethernet set disable-running-check=no numbers=0,1,2,3,4,5,6,7,8,9

Hasilnya seperti yang ditunjukkan gambar di atas.
Oke terjawab sudah pertanyaan Kenapa Interface Ethernet Mikrotik status nya selalu "R" Running, padahal tidak ada kabel yang nyolok ke port Ethernet nya? beserta Solusi Interface Ethernet Status Selalu "R" Running.
Semoga bermanfaat :)

Thursday, June 25, 2015

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini.

Pengertian RoMON

Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut :
  • Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas).
  • Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops. 
Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikrotik pada WinBox walaupun perangkat Mikrotik tersebut berada di segment network berbeda dan melewati beberapa router lain (multiple hops). Hal ini berbeda dengan fitur WinBox Mikrotik biasa, dimana hanya dapat mendeteksi perangkat Mikrotik yang berada satu jaringan saja.

Cara Mengaktifkan RoMON

Komunikasi RoMON didasarkan pada parameter RoMON ID yang diambil dari MAC Address router. Perangkat-perangkat yang mengaktifkan RoMON akan membuat sebuah discovery dari MAC Address Peer dan juga data forwarding protocol secara independent.

Kali ini kita akan mencoba implementasi sederhana dari fitur ini dengan melakukan remote router (RoMON Enabled) yang berbeda network menggunakan winbox. Khusus untuk fitur ini seperti yang telah kita singgung diatas, kita akan menggunakan Winbox versi 3.0.rc.9 yang telah mendukung fitur RoMON.
Fitur RoMON terdapat pada menu Tools → RoMON. Untuk mengaktifkannya kita tinggal mencentang opsi 'Enabled'. Kemudian kita tentukan parameter 'Secrets' pada RoMON Settings. Parameter ini berfungsi sebagai autentikasi untuk koneksi perangkat MikroTik yang terhubung. Sebagai contoh kali ini kita isi 'Secrets' dengan 12345. Sesuai topologi dari contoh kasus diatas, konfigurasi ini juga dilakukan pada ketiga router.

 
Apabila kita lihat pada RoMON Settings terdapat parameter ID. ID ini merupakan MAC Address dari router yang digunakan untuk komunikasi perangkat. Kita bisa menetukan parameter tersebut dengan MAC Address manapun yang terdapat pada interface router, namun jika kita tidak isi secara default akan menggunakan MAC Address router yang pertama.

Selanjutnya setelah ketiga router telah tersetting seperti konfigurasi diatas, kita akan mencoba melakukan remote perangkat yang berbeda network dengan menggunakan Winbox.


Seperti topologi diatas client yang akan melakukan remote berada pada network 192.168.1.0/24. Kita bisa menambahkan pada parameter 'Connect To' di winbox dengan gateway dari client tersebut. Nah, untuk menggunakan fitur RoMON, kita pilih pada tombol command di winbox yaitu Connect TO RoMON. Setelah berhasil terkoneksi maka pada winbox muncul tampilan seperti berikut.


Terlihat pada winbox terdapat RoMON Agent dan juga di tab RoMON Neighbors terdapat perangkat-perangkat MikroTik yang terkoneksi dengan RoMON. Apabila tanpa menggunakan RoMON ketika kita ingin melakukan remote perangkat yang berbeda network bahkan yang melewati beberapa hops maka tidak akan muncul di tab neighbors di winbox.
Untuk melakukan remote kita tinggal pilih salah satu perangkat pada list tersebut yang ingin kita manage dan klik pada tombol 'Connect'.

Ports

Secara default seluruh interface pada router aktif untuk RoMON. Namun disini kita bisa mengaktifkan interface mana saja yang diaktifkan fitur RoMON. Selain itu kita bisa menentukan secara manual nilai 'Cost' dan juga parameter 'Secret' pada interface tersebut.



Discovery

Dengan command 'Discovery' yang terdapat pada RoMON Settings, kita bisa meliaht perangkat mana saja yang terkoneksi dan aktif menggunakan RoMON. Terdapat beberapa informasi dari perangkat seperti RoMON ID (Address), nilai Cost, Jumlah Hops, Identity.



Ping

Kita bisa melakukan monitoring terhadap perangkat MikroTik apakah aktif dan terkoneksi dengan baik.  Untuk melakukan pengecekan tersebut bisa menggunakan Ping RoMON.



Sumber :
http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=143

Saturday, June 20, 2015

Cara Membuat Click Image untuk Login Hotspot Mikrotik

Pernah suatu saat saya akses ke wifi gratis, dimana setelah konek ke SSID Wifi itu web browser langsung di redirect ke halaman Login. Namun, saya tidak perlu memasukkan username dan password untuk login, cukup klik gambar yang bertuliskan "Lanjutkan". Setelah itu saya bisa browsing sepuasnya dengan gratis :D.

Apakah anda juga pernah mengalaminya? Jika belum bisa coba konek ke SSID free@Wifi.id di tempat-tempat tertentu.

Oke, artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya membuat halaman login hotspot Mikrotik menggunakan klik gambar (image) untuk login, tanpa perlu memasukkan username dan password. Contoh nya seperti gambar berikut :



Prasyarat :

1. Pastikan Mikrotik Anda sudah bisa konek ke Internet. (Cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet)
2. Pastikan Mikrotik Anda sudah di seting untuk Hotspot Mikrotik via WiFi. (Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik)
3. Pastikan Anda sudah punya aplikasi untuk edit file HTML Login Hotspot Mikrotik. (Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik)

Setelah semua prasyarat tersebut dipenuhi, kita lanjut ke Setting Hotspot Mikrotik nya.

Setting Hotspot Mikrotik

1. Masuk ke Menu IP --> Hotspot --> Server Profile --> Buka Profile Server yang digunakan --> Masuk ke Tab Login --> Pilih Login by : HTTP CHAP, HTTP PAP, Trial (Bila perlu) --> OK


2. Buat User Profile Baru untuk Trial di menu User Profiles -->  Isi Shared Users yang banyak --> Batasi speed nya di kolom Rate Limit (bila perlu) --> OK



3. Buat User baru untuk Trial di menu Users --> Isikan username dan password, disini saya isikan trial --> Pilih Profile TRIAL --> OK


Sampai disini Setting Hotspot Mikrotik Selesai. Selanjutnya Setting Halaman Login Hotspot Mikrotik. Disini saya contohkan menggunakan Software Adobe Dreamweaver untuk mengedit HTML Login Hotspot Mikrotik.

Setting Halaman Login Hotspot Mikrotik

1. Buat file image yang nantinya akan digunakan sebagai tombol login user.

2. Copy ke folder images pada direktori halaman login Mikrotik

3. Edit halaman login Mikrotik menggunakan aplikasi HTML editor.

4. Hapus semua form login dan tombol login, gantikan dengan code berikut :
<input type="hidden" name="username" value="trial">

<input type="hidden" name="password" value="trial">
Pada value, isikan uername dan password hotspot yang sebelum nya sudah dibuatkan.

5. Masukkan file gambar (image) yang akan digunakan sebagai tombol login, dengan code berikut :
<input type="image"" src="./images/kliklogin.png" name="submit"/>
Isikan path image Anda pada label kuning. Pastikan submit terisi pada label orange.
Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini :


6. Setelah selesai mengedit, silakan upload file halaman login nya ke Mikrotik. Caranya sudah pernah saya bahas disini : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Hasilnya seperti ini :


Setelah klik tombol login image, kita bisa login hotspot mikrotik menggunakan user trial yang sebelumnya kita buat.


Gimana, mudah bukan? Kalo masih bingung silakan download file Halaman Login Mikrotik yang saya edit di atas. 
Download disini